20

dengan usia-puluh-yang-kedua, seharusnya kamu bersyukur, dita.
banyak orang seusiamu tapi tak mampu menyantap nikmat dari Allah
banyak orang yang bahkan tidak memiliki kesempatan untuk mencapai usia ini, seperti kamu.

dengan puluh-yang-kedua ini, tanggunganmu semakin banyak, dita.
menjadi orang yang benar-benar bertanggung jawab untuk belajar dan menuntut ilmu.
menjadi orang yang benar-benar dewasa untuk bisa bertemu orang banyak.

dengan puluh-yang-kedua ini, jangan cuma pikirin diri sendiri, dita.
pikirkan umi abi dan masa depannya.
adikmu, keluargamu, dan masa depannya.
temanmu, sahabatmu, dan masa depannya.

dengan puluh-yang-kedua ini, tolong lebih serius, dita.
jangan hanya berandai, buat aksi, jangan hanya tertawa tapi gerakmu sepi.
jangan hanya bermimpi, tapi wujudkan. jangan bermodal janji tapi berlalu dan hilang.

lalu, sekarang apa?

Comments

Popular Posts